Wednesday, 18 April 2018

Berlandaskan Ketulusan, Kejujuran, Ketekunan, Usaha dan Doa tuk Mimpi yang Ada

Berlandaskan Ketulusan, Kejujuran, Ketekunan, Usaha dan Doa tuk Mimpi yang Ada

Sembilan belas tahun yang lalu, aku terlahir di kota yang penuh dengan perjuangan hidup, Denpasar Kota yang penuh dengan keramaian yang penuh dengan Hotel berbintang dan kawasan wisatawan. Sedangkan aku hanyalah bocah kecil berumur 4 tahun dengan sejuta mimpi yang kupendam. Namun dibalik mimpi yang kupendam hanya satu yang kuinginkan yaitu mengenyam pendidikan bagaimana layaknya orang yang mampu diluar sana. Namun, apa daya aku berasal dari keluarga tak mampu. Ayahku hanyalah buruh yang tak tentu waktu kerjanya sedangkan ibuku hanyalah ibu penjual pisang goreng tentu kedua orangtuaku tak mampu membiayai aku tuk sekolah, biaya sekolah yang mahal membuatku hanya bisa berangan-angan tuk bisa sekolah seperti teman-temanku yang lain. Tapi aku tak mau menyerah begitu saja. Yang namanya merajut mimpi, mencapai cita-cita menurut orang bijak sangatlah sederhana. Cukup ketulusan hati, kejujuran, ketekunan, selalu berusaha dan berdoa. Semua hal itu, merupakan pedoman untuk menjalani hidup aku dalam menggapai mimpi aku.
Hari pertama menuju mimpi, aku pamitan dengan kedua orang tuaku, dan berdoa agar dimudahkan dan diberi keselamatan. Aku jalani dengan penuh percaya diri ku melintasi lebarnya jalan penuh dengan kendaraan besar beroda empat yang sedang menanti lampu hingga berwarna hijau. Disanalah aku menjajakan kelereng berharap anak pemilik kendaraan melirik dan membelinya. Hari demi hari ku lewati, berangkat pagi pulang sore sudah biasa ku lakukan layaknya seorang mandor berdompet tebal. Namun, hal tersebut hanyalah ungkapan untuk waktuku berjualan. Penak, lelah, cucuran keringat dan langit yang mulai menghitam menandakan aku harus pulang. Sesampai dirumah, saya sudah disambut oleh kedua orang tuaku. Lelah pun terasa hilang melihat senyum kedua orangtuaku dibalik kekurangan yang kita jalani. Namun, semua itu serasa tiada karena kebersamaan dan kasih sayang yang aku rasakan.
Hari demi hari berjalan, bulan demi bulan terlewatkan, dan tahun demi tahun terlampaui, tak terasa umurku menginjak 6 tahun. Tiba-tiba orang tuaku memberikanku seragam sekolah dan mengajakku tuk mendaftar di salah satu sekolah dasar yang ada di Kota Denpasar. Sungguh tak menyangka, hati yang berdebar dan penuh dengan rasa senang akhirnya saya bisa bersekolah dan menuntut ilmu. Ini merupakan tonggak sejarah dalam kehidupanku untuk mencapai cita-citaku. Tapi aku tahu, pasti orangtuaku memaksakan diri untuk membiayai aku sekolah karena mungkin aku anak lelaki satu-satunya di keluarga yang tentunya menjadi persinggahan tongkat estafet selanjutnya. Hal ini tentu tak ku sia-siakan aku kan menuntut ilmu dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab. Dan hal itu aku buktikan dengan meraih peringkat 2 kelas ketika kelas satu dengan nilai matematika terbaik dengan perolehan nilai 10 pada zamannya dan itu kupertahankan hingga kelas dua.
Tak terasa aku pun menginjak kelas 3, ibuku diterima menjadi guru dengan status CPNS di salah satu sekolah dasar di desa Belatungan, Tabanan. Aku pun dan kedua orang tuaku pindah dan menetap di desa Belatungan yang merupakan desa kelahiran ayahku. Kini ibuku berprofesi sebagai guru sekolah dasar dan ayahku sebagai petani walaupun demikian kami tetap hidup dengan penuh kesadaran.
Hari pertama disekolah baruku, aku merasa ragu karena ibuku menjadi guru disana. Aku pun harus berusaha terus agar tidak membuat malu ibuku dengan penuh semanagat mengejar mimpiku aku belajar dengan giat dan akhirnya aku mendapat peringkat satu kelas yang ku pertahankan hingga kelas enam. Astungkara, kedua orang tuaku masih mampu tuk melanjutkan ku sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Di sekolah menengah pertama aku mendapat teman yang jauh berpotensi memiliki daya saing lebih tinggi dan benar saja aku hanya bisa meraih peringkat 2 dikelas dan ku pertahankan hingga kelas sembilan.
Menuju sekolah menegah atas, kedua orang tuaku mengalami kendala perekonomian kembali karena saya sekolah di SMA favorit yang ada di kota Singaraja yang tentunya memerlukan biaya yang lebih tinggi. Saya pun binggung, apakah saya bisa melanjutkan pendidikan saya? Saya pun memutuskan untuk lanjut dengan keberanian, orangtuakupun setuju dan berusaha untuk membiayai ku sekolah. Karena aku sudah tahu bagaimana kondisi perekonomian orang tuaku. Aku pun membantu orangtuaku dengan membuka les dikosanku tanpa sepengetahuan orangtuaku, karena ak tak ingin orangtuaku menjadi beban karena aku. Uang hasil les pun lumayan untuk membayar setengah dari SPP yang ditentukan. Dalam menjalani pendidikan di tingkat SMA beberapa prestasi yang ku dapat seperti mengikuti olimpiade matematika, juara mengambar ukiran Bali, juara karya tulis ilmiah dan tentunya menjad juara kedua dikelas. Hingga akhirnya, diakhir kelas dua belas aku bisa mempertahankan prestasiku dan lulus dengan nilai yang memuaskan.
Mimpiku tak sampai disini, aku ingin melanjutkan pendidikan di tingkat kuliah. Dan dengan percaya diri aku mendaftar di DIV Teknik Pertambangan Batubara AFTA Singapura, berharap aku bisa merubah perekonomian keluargaku ke depan dan hasilnya aku lulus dengan peringkat 14 dari 35 mahasiswa yang diterima. Namun, kedua orangtuaku menolak keras karena alasanya aku satu-satunya anak laki-laki. Dan akhirnya aku mengurungkan mimpiku tuk berkerja di pertambangan karena seberapa pintarpun kita kalau tidak direstui orang tua kan tetap jadi sia-sia usaha kita. Teringat masa kecilku ketika mamaku ingin sekali meliki anak lelaki yang bekerja diinstansi perhubungan dan berlandasan itu akhirnya aku mendaftar di sekolah tinggi kedinasan dibawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Perhubungan. Tes demi tes ku lewati, tahap dan prosedur semua ku jalani dengan baik dan akhirnya aku diterima di salah satu perguruan tinggi kedinasan perhubungan di Jawa Tengah.
Seakan tak menyangka perjalanan karier pendidikanku sepanjang itu berlandasan dengan ketulusan hati, kejujuran, ketekunan, selalu berusaha dan berdoa. Aku bisa kuliah di sekolah yang benar benar menjungjung nilai kedisiplinan dan abdi negara. Aku kan terus berlari selagi rode masih berputar karena dengan berlali dan berusaha aku bisa memposisikan diri aku tuk terus diatas. Terbukti dengan peringkat satu pararel yang kuraih disemester pertama aku kuliah dan mendapat peringkat 10 besar Nasional lomba Teknologi Pemuda Indonesia Peduli Keselamatan Transportasi. Disini, aku bulatkan tekat untuk trus berusaha dan berdoa membahagaikan kedua orangtuaku dan menggapai mimpiku tuk menjadi Mentri Perhubungan. Aku kan selalu menjadi yang terbaik bukansekedar terbaik dari yang terbaik tapi juga memiliki rasa tanggung jawab dan cinta Tanah Air. Inilah mimpiku, inilah cita-citaku yang harus kugapai. Takkan puas sampai disini karena diatas langit tetap ada langit, masih banyak yang perlu kugapai. Pastinya selalu ada jalan dibalik masalah, kini tinggal masing-masing dari kita apakah kita punya ketulusan hati, kejujuran, ketekunan, usaha dan berdoa dalam mengapai mimpi kita?


BIODATA


1.      Nama                                 : I DEWA GEDE TANTARA TESA PUTRA
2.      Tempat/Tanggal Lahir       : DENPASAR, 20 JUNI 1996
3.      Jenis Kelamin                    : LAKI-LAKI
4.      Status Perkawinan             : BELUM MENIKAH
5.      Kebangsaan                       : INDONESIA
6.      Agama                               : HINDHU
7.      Alamat                               : Jl. Semereu No. 3 Kota Tegal, Jawa Tengah
8.      No.Telepon                        : 081902565904
9.      E-mail                                : tessa_hyuga@yahoo.co.id
10.  Website/Blog                     : dewagedetesa@gmail.com
11.  Nama Orang Tua               : Dewa Nyoman Alit Sutawan dan Desak Made Suryawati
12.  Anak Ke/Dari                    : satu dari dua bersaudara
13.  Pendidikan Terakhir          : SMA (2014)

14.  Hobi                                  : Menulis dan Melukis

Sunday, 25 February 2018

DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN CIAMIS BERSAMA PT. GR GELAR PEMBINAAN KESELAMATAN AWAK ANGKUTAN DI PT. GAPURANING RAHAYU


Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan, pada hari ini Kamis, 22 Februari 2018 Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis melakukan pembinaan kepada awak atau crew perusahaan bus PT. Gapuraning Rahayu (PT. GR).
Menurut Yudi, Manajer Pelayanan PT. GR, pelaksanaan ini memenuhi undangan dari manajemen PT. GR dalam upaya menekan angka kecelakaan bus GR. Dalam pelaksanaannya, bimbingan ini di hadiri oleh lebih dari 60 orang peserta. Peserta mayoritas dari pengemudi dan crew dari bus GR.
Narasumber sendiri didatangkan dari Dishub Kabupaten Ciamis dan Polres Ciamis, dengan narasumber atas nama Edy Yulianto selaku Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan selaku Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis yang didampingi oleh Yosep dan Taruna Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dan Aipda A. Supriatna selaku Kepala Unit Lantas Polres Ciamis.
Materi yang diberikan merupakan materi keselamatan dengan tips empat sehat lima selamat yang meliputi:
1. Sehat jasmani rohani, dimana pengemudi tidak diperbolehkan dalam keadaan dipengaruhi oleh obat-obatan.
2. Sehat kendaraannya, jadi sebelum berangkat, kendaraan wajib diperiksa kembali. Pemerikasaan dimulai dari kondisi sistem rem, kemudi, lampu-lampu, mesin serta suspensi.
3. Sehat pengetahuan navigasi, pengemudi harus paham dengan pengaturan lalu lintas, rambu dan marka jalan.
4. Sehat budaya tertib lalu lintas, harus menghormati pengguna jalan lainnya terutama pejabat pejalan kaki, mengurangi kecepatan saat memasuki persimpangan, dll.
5. Sehat, sebelum memulai perjalanan dibiasakan untuk berdoa dan akan lebih baik bila penumpang juga diajak berdoa bersama.



Sementara dari Kabid Angkutan menyampaikan bahwa pengemudi yang baik apabila pada saat dibelakang kemudi harus sangat mengjaga keselamatan diri sendiri, penumpang, perusahaan dan orang lain. Selain itu perusahaan modern adalah tidak hanya memikirkan menghemat pengeluaran misalkan pada penggunaan suku cadang yang palsu, tetapi perusahaan yang modern haruslah mengoptimalkan pendapatan.
Terkait dengan hal itu, meningkatkan perusahaan yang modern juga diharapkan mampu mengurangi optimalisasi pendapatan bagi perusahaan. Dan H. Rony pemilik PT Gapuraning Rahayu menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilakukan dengan rutin minimal sebulan sekali. Dimana kegiatan ini sebagai bentuk Sistem Manajemen Keselamatan di Perusahaan Gapuraning Rahayu.
Keselamatan harus diutamakan terutama bagi seluruh awak bus Gapuraning Rahayu karena dari pihak awak bus sendiri tidak membebankan pada pengejaran setoran.




Sumber: http://dishub.ciamiskab.go.id/?p=501

Sunday, 18 February 2018

LOMBA PHOTOBOOTH KESELAMATAN BERLALU LINTAS DISHUB KABUPATEN CIAMIS BERSAMA TARUNA PKTJ TEGAL DAN PPKJ CIAMIS SUKSES DAN LANCAR TERLAKSANA


MInggu, 18 Februari 2018 MAN 1 Darussalam Ciamis mengadakan kegiatan Lomba Baris Berbaris Hebat yang diikuti oleh siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se-Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut Dishub Kabupaten Ciamis sebagai sponsorsip dengan menyisipkan bantuan dan kegiatan perlombaan berfoto di stand yang telah disediakan panitia.


Dalam lomba berfoto ini, juga diadakan sosialisasi keselamatan berlalu lintas oleh Taruna PKTJ Tegal yang sedang melakukan Praktek Kerja Profesi di Dishub Kabupaten Ciamis. Sosialisasi yang dilakukan berupa pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Sosialisasi ini bersifat terbuka dan diskusi face to face, hal ini dilakukan agar dari pihak pemberi materi lebih dekat kepada audience. Sasarannya adalah peserta lomba PBB dan orang tua yang mengantarkan anak anaknya. Kegiatan ini juga dibantu oleh Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan Ciamis. Brosur-brosur dan sisipan sisipan materi keselamatan terus digencarkan oleh Taruna PKTJ dan PPKJ Ciamis.


Perlombaan berfoto ini mengutamakan caption yang terkandung yang dibuat oleh peserta yang mengikuti. Caption yang dibuat haruslah berupa komitmen atau ajakan atau himbauan yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas. Adapun pemenang yang berhasil mendapat predikat foto dan caption terbaik.

Juara I diraih oleh siswa MTS Mujahidin dengan caption “Geber-geber hihid KSATRIA PASTRAGAL, ieu pasukan KABUYUTAN, titinggal nini awaking. PASTRAGAL in Action LKBB SIBABEH. Kami mendukung budaya tertib berlalu lintas karena kami anak PASKIBRA”, hadiah diserahkan oleh Taruna Dewa Gede Tantara selaku Ketua Tim PKP Ciamis.


Juara II diraih oleh siswa MAN 1 Darussalam dengan caption “Kata Zeta: Jatuh diaspal tidak seindah jatuh cinta, jangan jatuh, jatuh di aspal itu berat, hati-hati dalam berkendara. Ingat… kecepatan bukan segalanya… Keselamatan Lebih Utama”, hadiah diserahkan oleh Taruna Tori Perana selaku Ketua Pelaksana Lomba


Juara III diraih oleh siswa MTS Ciamis dengan caption “Ketika hatiku dan hatimu bertemu dijalan, ada satu kata hati-hati dijalan :D J”, hadiah diserahkan oleh Irsyad selaku Ketua PPKJ Ciamis.

Menurut Bapak Edy Yulianto sebagai penanggung jawab kegiatan bawasannya “kegiatan ini adalah pemanasan untuk menjalankan kegiatan DISHUB SABA SAKOLA, hal ini tentu akan mempunyai daya tarik tersendiri untuk peserta karena adanya kedatangan para Taruna PKTJ. Harapannya kegiatan ini menjadi rutinitas dan berkesinambung untuk menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas untuk peserta.”
“Dan minggu depan akan menjadi suasana baru karena kita akan mengadakan sosialisasi di Sukahaji Waterboom Ciamis setiap hari Sabtu dan Minggu.” Tambah Bapak Edy Yulianto.


Thursday, 15 February 2018

SABA SAKOLA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN CIAMIS BERSAMA TARUNA PKTJ TEGAL PADA BULAN KESELAMATAN FEBRUARI-APRIL 2018




Keselamatan dalam berlalu lintas merupakan hal yang sangat penting untuk menekan angka kecelakaan yang semakin meningkat. Berbagai kecelakaan lalu lintas yang terjadi dewasa ini disebabkan oleh beberapa faktor dan perlu dilalukan suatu pencegahan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Perlu kita ketahui bersama bahwa hal yang paling utama untuk mencegah ataupun mengurangi tingkat keparahan kecelakaan lalu lintas adalah dengan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Melihat begitu pentingnya keselamatan pengguna jalan untuk mengurangi angka kecelakaan serta fatalitas, Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis mempunyai salah satu cara yang ampuh yaitu SABA SAKOLA.

SABA SAKOLA merupakan sesuatu kegiatan sosialisasi tentang tertib dan selamat berlalu lintas pada kalangan pelajar yang dikemas dengan berbagai runtutan acara menarik. Kegiatan ini dilakukan setiap tahun kisaran bulan Februari – April dimana dari pelaksanaannya dari tahun ke tahun sudah mengalami perbaikan. Kegiatan SABA SEKOLA ini begitu menarik dengan berbagai acara diantranya sosialisasi keselamatan lalu lintas, game interaktif yang berhubungan dengan keselamatan lalu lintas, penampilan ekstrakulikuler yang dapat digunakan untuk ajang pengembangan bakat dari suatu sekolah dan yang sangat dibutuhkan oleh pelajar sekolah adalah menghafal cepat yang nantinya akan didatangkan seorang pelatih khusus untuk mengenalkan apa itu menghafal cepat dan bagaimaan cara menghafal cepat. Pada tahun sebelumnya SABA SAKOLA ini dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, namun untuk tahun 2018 sedikit berbeda pelaksanaannya dengan tahun kemarin karena terdapat tambahan personil dan daya tarik yang lebih karna kebetulan Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis dijadikan tempat Praktek Kerja Profesi (PKP) oleh Taruna Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal sehingga untuk pelaksanaan SABA SAKOLA 2018 akan ditemani oleh Taruna PKTJ Tegal TIM PKP Kabupaten Ciamis” ujar Edy Yulianto, Sekdis Dishub Kab. Ciamis.
“Kami siap membantu dan melancarkan pelaksanaan SABA SAKOLA yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, jauh hari kami sudah membuat desain pamphlet dan poster untuk mempromosikan dan mempublish kegiatan ini. Disamping itu, kegiatan ini merupakan salah satu kesempatan kami untuk mengembangkan kompetensi kampanye keselamatan lalu lintas pada prodi DIV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan dapat di kampus untuk kami terapkan dilapangan” ujar Dewa Gede Tantara, Ketua Tim PKP Kab. Ciamis.

Harapan  dari kegiatan SABA SAKOLA ini dapat bermanfaat bagi pelajar di Kabupaten Ciamis guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas yang bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ciamis dan bagi taruna PKTJ Tegal kegiatan ini dapat digunakan sebagai pengalaman yang pastinya tidak didapatkan di tempat lain sehingga ketika taruna PKTJ Tegal kembali ke kampus memiliki pengalaman langsung dilapangan yang lebih dan bisa diterapkan atau diperbaiki pada saat mereka masuk kedunia kerja yang sesungguhnya.




Thursday, 25 January 2018

HASTAG Kekinian untuk Video Parodi

#fff #lfl #lb  #ff
#indovidgram
#bantenvidgram
#9gag
#memecomic
#thecommentnet_
#vivicucommenters
#vivicu
#sharingparacreators
#dagelan
#narsistrans7 @narsistrans7
#bikingemes
#guyonankekinian
#katanyavidgram
#KidsJamanNow
#vshowindonesia
#WKWKLand
#kenatipu
#havana
#marshabengek
#paguyonan
#indolawak
#viral
#gambarlucu
#tahunbaru
#2018
#ivgcomedy

Tuesday, 14 November 2017

SOP Berkendara dengan Selamat secara Teori

Keselamatan berlalu lintas adalah kegiatan berlalu lintas yang terhindar dari segala sesuatu yang tidak diinginkan. Jadi, dalam berkendara agar terciptanya keselamatan harus berawal dari pribadi individu masing-masing. Setiap individu harus menanamkan jiwa transportasi yang berkeselamatan, tentu hal ini sangat membantu dan memberi dampak besar untuk keselamatan transportasi darat di Indonesia. Oleh karena itu buku ini dibuat untuk memandu para pengendara motor untuk peduli terhadap keselamatan diri melalui beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menjamin keselamatan saat berkendara.
Beberapa hal yang harus dan wajib diperhatikan oleh pengendara sepeda motor agar terwujudnya keselamatan dalam berkendara. Beberapa hal tersebut antara lain: 
             1.       Pengetahuan Pengendara
             2.       Kondisi Pengendara
             3.       Kondisi Sepeda Motor
             4.       Kelengkapan Pengendara
Tiga hal tersebut merupakan langkah awal bagi pengendara sepeda motor agar terciptanya keselamatan dala melakukan kegiatan transportasi.

Apabila hal tersebut dapat dilakukan oleh masing-masing individu pengendara sepeda motor maka tentu hal ini akan menjamin berkurangnya kecelakaan lalu lintas sepeda motor bahkan hingga mencapai zero accident sesuai dengan visi/misi dari Decade of Action for Road Safety 2010-2020.

A.    PENGETAHUAN PENGENDARA
Selain dari beberapa hal penting diatas hal yang tak kalah penting yang perlu ada dalam pengendara sepeda motor yaitu pengetahuan pengendara dalam berlalu lintas. Dalam berlalu lintas ada beberapa komponen yang harus diketahui oleh pengendara sepeda motor anatara lain:
1.       Peraturan Lalu Lintas
Peraturan lalu lintas merupakan segala aturan atau kaidah kaidah yang ada dalam berlalu lintas yang diatur sedemikian rupa agar tercipta ketertiban dalam berlalu lintas dan apabila dilanggar akan mendapatkan sanksi tegas dari pihak berwenang baik berupa lisan atau tertulis bahkan denda.
2.       Rambu Lalu Lintas
Rambu lalu lintas merupakan fasilitas perlengkapan jalan yang bertujuan memberi informasi kepada pengendara agar terciptanya keselamatan dalam berlalu lintas.
3.       Marka Jalan
Marka jalan merupakan fasilitas perlengkapan jalan berupa garis garis yang terdapat pada jalan.

A.    Kondisi Pengendara
Dalam berkendara tentunya kondisi tubuh pengendara merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan. Kondisi tubuh pengendara merupakan salah satu faktor penentu anda selamat atau tidaknya dalam berkendara. Hal yang harus diperhatikan antara lain kondisi kesehatan fisik, tubuh harus dalam keadaan fit dan pengendara harus tidak dalam keadaan emosi ketika berkendara.
A.     Kondisi Sepeda Motor
1.      Ban
Periksa tekanan angin sesuai standar dan keausan alur ban. Tekanan angin yang sesuai menghasilkan pemakaian bahan bakar yang ekonomis. Ban yang aus dan tekanan angin yang tidak sesuai akan menyebabkan jarak pengereman semakin panjang dan pengendalian menjadi tidak stabil ketika menikung.
2.      Rem
Periksa rem depan dan belakang, apakah berfungsi secara normal, khususnya rem depan karena lebih efektif dalam pengereman. Ingat! Peralatan yang digunakan untuk mengendalikan kecepatan dan menghentikan jalannya sepeda motor hanyalah rem.
3.      Kaca Spion
Sesuaikan posisi kaca spion dengan benar untuk mendapatkan pandangan yang lebih luas. Merupakan hal yang penting untuk melihat kaca spion dan mengecek langsung kondisi di sekitar pengendara.
4.      Lampu-Lampu
Pastikan lampu sein, lampu rem, dan lampu depan berfungsi dengan baik. Lampu sein dan lampu rem digunakan sebagai tanda bagi pengguna jalan yang lain untuk mengetahui tujuan Anda karena sepeda motor berbagi jalan dengan pengguna jalan umum seperti pengendara mobil, pengendara sepeda, dan pejalan kaki.
A.    Kelengkapan Pengendara
Dalam berkendara, kelengkapan berkendara merupakan faktor penting dalam melakukan perjalanan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dari kejadian yang tak diinginkan. Sebagai pengendara yang peduli keselamatan adapun beberapa kelengkapan pengendara yang harus digunakan saat melakukan perjalanan antara lain:  
      1.      Helm
Helm  berfungsi untuk melindungi bagian tubuh yang sangat vital yaitu kepala. Pilihlah helm yang berwarna terang, sesuai dengan ukuran kepala dan sudah standar SNI (Standar Nasional Indonesia).
Ketika mengunakan helm, pastikan tali pengikat dagu sudah terpasang dengan benar. Helm fullface lebih baik melindungi kepala daripada helm halfface.
      2.      Jaket 
Sangat dianjurkan untuk selalu menggunakan pakaian dan jaket lengan panjang. Pakaian tersebut dapat mengurangi efek tergores dan benturan ketika terjatuh.
Pilihlah pakaian yang sesuai ukuran badan, sehingga tubuh bisa bebas melakukan gerakan. Disarankan pula untuk memakai jaket dengan warna yang terang dan mudah dilihat ketika mengendarai sepeda motor di jalan, pada siang maupun malam hari.
      3.      Celana Panjang
Celana yang menutupi seluruh bagian kaki juga harus dikernakan karena dapat mengurangi efek tergores apabila terjadi benturan atau terjatuh.
      4.      Sarung Tangan 
Perlengkapan ini juga wajib digunakan, fungsinya untuk melindungi tangan dari luka gores, ketika terjatuh. Selain itu juga memberikan kenyamanan dalam menggenggam kemudi, dan melindungi dari udara dingin. Untuk perlindungan yang lebih baik, pergunakan sarung tangan dengan bahan kulit.
      5.      Sepatu 
Berkendara sepeda motor adalah pekerjaan serius, jadi harus benar-benar dipersiapkan dengan penuh keseriusan pula. Salah satunya  yaitu melengkapi diri dengan selalu menggunakan sepatu.
Fungsi perlengkapan ini tentunya untuk melindungi kaki dari cedera, ketika motor terjatuh. Pilihlah sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki, kemudian memiliki kelengkapan tumit dan punya tapak yang tidak licin.

Adapun kelengkapan hukum yang harus dibawa dalam berkendara antara lain:
a.       STNK atau STCK
b.       Surat Izin Mengemudi (SIM)


c.       Surat bukti lainnya yang bersangkutan


Created: I Dewa Gede Tantara Tesa Putra
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal JAWA TENGAH

Saturday, 14 October 2017

Permasalahan Pengguna Jalan pada Simpang Sebidang dan Rancang Bangun Desain Tertib Berlalu Lintas pada Persimpangan Sebidang Berdasarkan Fasilitas Perlengkapan Jalan


Pelanggaran lalu lintas adalah masalah penyebab sebagian besar kecelakaan lalu lintas. Terutama karena faktor manusia pengguna jalan yang tidak patuh terhadap peraturan lalu lintas. Namun dapat juga ditemukan penyebab di luar faktor manusia seperti ban pecah, rem blong, jalan berlubang, dan lain-lain. Demikian juga masalah kemacetan lalu lintas, data menunjukkan bahwa kemacetan itu diakibatkan oleh pelanggaran yang dilakukan oleh pemakai atau pengguna jalan. Adapun faktor lain yang menjadi penyebab kemacetan selain pelanggaran lalu lintas seperti volume kendaraan yang tinggi melalui ruas jalan tertentu, kondisi jalan, dan infrastruktur jalan yang kurang memadai. Perbedaan tingkat pengetahuan dan pemahaman terhadap aturan yang berlaku mengakibatkan suatu kesenjangan yang berpotensi memunculkan permasalahan dalam berlalu lintas, baik antar pengguna jalan itu sendiri maupun antar pengguna jalan dengan aparat yang bertugas untuk melaksanakan penegakan hukum di jalan raya.
Kota Tegal merupakan salah satu kota yang ada pada provinsi Jawa Tengah. Pada ruas jalan AR Hakim, Kota Tegal terdapat satu buah  perlintasan sebidang yang memiliki tingkat pelanggaran tinggi dan tundaan antrian yang begitu panjang. Rata-rata jumlah pelanggaran pada perlintasan sebidang ketika pintu palang ditutup dilakukan oleh sepeda motor hingga mencapai 97% dari seluruh pengguna jalan yang melanggar (sumber data survey 2017). Jenis pelanggaran yang dilakukan dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 1. Jenis Pelanggaran Pengguna Jalan

Pemberlakuan tilang terasa belum efektif sampai saat ini sebagai alat dalam menegakkan peraturan perundang-undangan dan sarana dalam meningkatkan disiplin masyarakat pemakai atau pengguna jalan, sehingga angka pelanggaran lalu lintas belum dapat ditekan. Upaya lain dalam mengurangi pelanggaran dengan cara persuasif tampaknya sangat komplek dan tidak dapat ditangani secara baik dan benar oleh satu instansi saja yaitu kepolisian, maka diperlukan koordinasi yang baik antar instansi untuk mengoptimalkan penegakan hukum lalu lintas yang bersifat represif.
Berdasarkan permasalahan diatas, maka diperlukan perencanaan desain tertib berlalu lintas pada persimpangan sebidang.

Desain Tertib Berlalu Lintas pada Perlintasan Sebidang
Desain ini diharapkan mampu menertibkan pengguna jalan agar tidak terjadi konflik pada perlintasan sebidang akibat pengguna jalan yang melanggar. Berikut merupakan desain tertib berlalu lintas pada daerah perlintasan sebidang berpalang.


Berdasarkan gambar diatas dapat dilihat 5 item rekomendasi desain yang diajukan antara lain daerah henti khusus sepeda motor, jalur sepeda motor, rumblestrip, penambahan median jalan, rambu perintah menggunakan jalur kiri dan rambu dilarang masuk ke jalur kanan. Dibawah ini merupakan gambar desain daerah henti khusus sepeda motor.

Daerah Henti Khusus Sepeda Motor
Daerah henti khusus sepeda motor merupakan salah satu rekomendasi desain yang diajukan berdasarkan hasil wawancara kepada pengguna jalan yang melanggar.
Berdasarkan hasil wawancara, pengguna jalan khususnya sepeda motor yang berhenti pada jalur yang berlawanan ketika palang pintu ditutup memiliki alasan bawasannya pengguna jalan ingin cepat dalam hal aksesbilitas ketika pintu palang sudah dibuka kembali. Untuk menyikapi hal tersebut maka perlu didesain daerah henti khusus sepeda motor seperti pada gambar dibawah ini.


Dengan adanya daerah henti khusus sepeda motor, diharapkan pengguna jalan khususnya sepeda motor tidak berhenti di jalur yang berlawanan maupun di depan palang pintu.

 Jalur Sepeda Motor
Jalur sepeda motor merupakan salah satu rekomendasi desain yang diajukan guna mendukung penerapan dari daerah henti khusus sepeda motor.
Berdasarkan hasil pengamatan survei, pengendara sepeda motor yang berhenti pada jalur yang berlawanan memiliki kecendrungan berhenti pada daerah terdepan dalam kondisi kendaraan yang mengantri. Hal ini menyebabkan pengendara sepeda motor harus berhenti pada jalur yang berlawanan. Untuk menyikapi hal tersebut maka diperlukan jalur sepeda motor seperti pada gambar dibawah ini.


Dengan jalur sepeda motor, diharapkan dapat memaksimalkan penerapan desain daerah henti khusus sepeda motor. Tujuan jalur sepeda motor ini untuk menuntun pengendara sepeda motor agar berhenti di daerah henti khusus sepeda motor.

Rumblestrip
Rumblestrip merupakan salah satu rekomendasi desain yang diajukan guna mendukung penerapan dari daerah henti khusus sepeda motor.
Berdasarkan hasil survei, penguna jalan yang mengemudikan mobil ataupun angkutan umum memiliki kecendrungan menggunakan kecepatan tetap dan melakukan perlambatan yang sulit diperkirakan oleh pengguna jalan lainnya. Hal ini menyebabkan pengguna jalan lainnya harus menjaga jarak aman lebih jauh dan mengakibatkan antrian bertambah panjang. Untuk menyikapi hal tersebut maka diperlukan penambahan rumblestrip seperti pada gambar dibawah ini.


Dengan adanya rumblestrip, diharapkan dapat pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraannya lebih teratur dan perlambatan kendaraan lebih sempurna karena adanya perkiraan lebih cepat dari pengemudi yang diingatkan oleh rumblestrip untuk melakukan perlambatan.

Median Jalan
Median jalan merupakan salah satu rekomendasi desain yang diajukan guna mendukung penerapan dari daerah henti khusus sepeda motor.
Berdasarkan hasil survei, pengendara sepeda motor memiliki kecendrungan berhenti pada jalur yang berlawanan karena adanya pembatas jalur atau median jalan yang tidak berfungsi secara optimal. Pada lokasi penelitian kondisi eksisting median jalan memilki panjang 11 meter. Hal ini menyebabkan pengendara sepeda motor dapat berpindah ke jalur berlawanan ketika berhenti. Untuk menyikapi hal tersebut maka diperlukan penambahan median jalan seperti pada gambar dibawah ini.


Penambahan median jalan dilakukan dengan cara memasang traffic cone berantai atau bertali dengan panjang median mencapai 50 meter.

Rambu
Rambu merupakan salah satu rekomendasi desain yang diajukan guna mendukung penerapan dari daerah henti khusus sepeda motor. Pemasangan rambu dilakukan untuk memberikan informasi ke pengguna jalan untuk menggunakan jalur kiri sebagai tempat berhenti ketika palang pintu tertutup. Rambu yang dipasang adalah rambu perintah menggunakan jalur kiri dan rambu forbidden seperti pada gambar dibawah ini.


Itulah perencanaan desain tertib berlalu lintas pada perlintasan sebidang berdasarkan fasilitas perlengkapan jalannya. Semoga bermanfaat dan SAFETY FIRST :)